Pages

Jumat, 03 Juni 2011

kocak dah ..


 Nyari modal dulu buat Poker...


 Biar kolot asal balap.....hohohoho Gassss poollll...



 Tujuh Lima Gan geser dikit...Tarikkkkk Gannnnn....



 Perang terbuka coy...hohohoho


Oce dwehhh ...di sebrang ntar ada ojyekkk...

Gak Bisa Tidur = Insomnia Lagi Lagi dan Lagi...

Knapa koq makin parah aja nih kalo udah susah tidur malah kadang ga tidur sama sekali. Apa karna banyak pikiran?Stres? Maybe...tapi terus terang mengganggu banget nih kalo udah kumat, yang ada malah jadi bengong ga jelas. mumpung lagi ga bisa tidur jadi sekalian aja ngepost dah ...by the way sedikit informasi apa sih sebenernya INSOMNIA itu dan apa penyebabnya dan cara mengobatinya..Cekidot hasil surfing di uncle google....

 Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.

Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.

Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.


Penyebab

Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.
Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.
Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.
Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.
Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.
Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:
  • Bekerja pada malam hari.
  • Sering berubah-ubah jam kerja.
  • Penggunaan alkohol yang berlebihan.
  • Efek samping obat (kadang-kadang).

 Pengobatan

Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya insomnia.
Orang tua yang mengalami perubahan tidur karena bertambahnya usia, biasanya tidak memerlukan pengobatan, karena perubahan tersebut adalah normal.
Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik.
Jika penyebabnya adalah stres emosional, diberikan obat untuk mengurangi stres. Jika penyebabnya adalah depresi, diberikan obat anti-depresi.
Jika gangguan tidur berhubungan dengan aktivitas normal penderita dan penderita merasa sehat, bisa diberikan obat tidur untuk sementara waktu. Alternatif lain untuk mengatasi insomnia tanpa obat-obatan adalah dengan terapi hipnosis atau hipnoterapi.

kurang lebih nya begitu sedikit informasi tentang insomnia.......Jika anda terkena Insomnia,lebih baik langsung konsultasikan ke dokter/tenaga medis agar mendapat penanganan lebih serius dan aman..sekian 

 

sumber

Mengapa Sebagian Orang jadi Magnet Nyamuk


Saat berkumpul dalam pesta kebun di malam hari, sebagian orang kerap menjadi sasaran empuk gigitan nyamuk. Sementara yang lain di tempat yang sama tak merasakannya.

Mengapa ada orang yang sangat rentan pada gigitan nyamuk? Jonathan Day, seorang profesor entomologi kedokteran di University of Florida di Vero Beach menunjukkan, bau dan warna adalah hal yang paling menarik perhatian nyamuk.  

1.Warna baju
Terutama pada sore hari, nyamuk lebih senang pada orang yang memakai baju-baju gelap seperti hitam, biru tua dan merah.

2. Produksi karbondioksida
Nyamuk juga mengenali mangsanya berdasarkan produksi karbon dioksida. Mereka yang memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi menghasilkan lebih banyak karbon dioksida.

Itulah sebabnya orang yang berbadan besar dan ibu hamil menjadi sasaran nyamuk.

3. Suhu tubuh
Asam laktat yang dilepaskan selama berolahraga, aseton dan estradiol suhu tubuh menarik nyamuk.

Ada beberapa informasi mengenai gigitan nyamuk seperti dikutip dari MSNBC.
1. Makan pisang membuat nyamuk tak suka karena kandungan vitamin B-12 tidak akan menarik nyamuk. Mengoleskan minyak lavender dan minyak esensial juga ampuh mengusir nyamuk.
2. Beberapa spesies nyamuk yang menggigit kaki, mengisyaratkan bau bakteri pada kaki.

3. Sementara nyamuk yang menggigit leher, kepala dan lengan dipengaruhi suhu tubuh dan karbondiksida yang Anda hasilkan.

4. Ukuran bilur gigitan nyamuk tidak ada hubungannya dengan jumlah darah yang diambil. Ini berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang merespon air liur nyamuk.
   
5. Sebagian orang tak terpengaruh pada gigitan satu spesies namun berdampak buruk pada gigitan spesies nyamuk lainnya. (eh)

Sumber