Pages

Sabtu, 21 Mei 2011

Gitaris Favorit Versi Gw...

nih dia gitaris-gitaris yang menurut gw keren..skalian ane tambahin artikel nya dari berbagai sumber....
Langsung Aje yang pertama ane suka karna style nya ...

Nama :
Wes Borland.
Nama Lengkap :
Wesley Louden Borland.
TTL :
Nashville, Tennesse, 7 Februari 1975.
Style :
Hip Metal, Nu Metal.
Pengaruh Musik :
Metallica, Minor Threat, Circle Jerks, Black Flag, dan Testament.
Gitar :
Ibanez UV7, Ibanez RG7421 senar 7, Ibanez AX 7221 senar 7, Ibanez AX-4 custom, Ibanez Sabre S series custom.
Efek :
Boss RV-5, Boss RV-3, Boss Advance EQ, Boss NS-2, Digitech XP300, DOD FX25.
Ampli :
Mesa Boogie, Roland JC-120 Jazz Chorus.
Senar :
Dean Markley.







wes-borland-profil 

    Wes Borland merupakan seorang gitaris yang paling difavoritkan oleh anak-anak muda Amerika di penghujung milenium ke dua ini. Kiprahnya bersama Limp Bizkit lah yang meroketkan namanya sebagai salah satu frontman disamping Fred Durst. Dengan mengandalkan makeup seperti skeleton, menjadikannya salah seorang trend center bagi industri musik metal di tahun 2000-an.
          Wes memperoleh gitar pertamanya saat berusia 12 tahun. Namun pada awalnya ia lebih memilih drum. Akan tetapi orang tuanya melarang keras Wes untuk belajar drum. Pertama kali belajar gitar, ia disuguhi oleh musik-musik blues dan country. Akan tetapi Wes kecil sangat membenci musik country yang terlalu berlebihan. Ia malah jatuh hati pada grup musik metal yang saat itu sedang merajai musik dunia, Metallica.
          Tak lama kemudian, Wes pindah ke Florida dengan keluarganya. Bakat bermain gitarnya mulai terasah saat ia mampu menampilkan pelajaran-pelajaran gitar dari gurunya saat itu. Perlu diketahui, saat itu Wes memiliki 2 orang guru, yang satu ahli gitar rock, blues, dan country sedangkan yang satunya lagi ahli gitar klasik. Namun akhirnya Wes memutuskan untuk mempelajari gitar jazz ketimbang klasik. Akhirnya ia pun mendalami gitar jazz selama 3 tahun.
          Masa-masa SMA merupakan masa yang penting baginya. Saat itu ia bersekolah di Hillsboro High School, Nashville. Di sekolah itu ia selalu berkelahi dan membuat ulah sampai-sampai dirinya dijuluki “Sinting”. Karena itulah ia tidak disukai dan jarang memiliki teman. Setelah lulus SMA ia kemudian bekerja di cafe dan beberapa pub sebagai bartender.
Disitulah ia pertama kali mendengar tentang Limp Bizkit dari seorang pengunjung bar yang merupakan bassis Limp Bizkit, Sam Rivers. Tak lama kemudian ia pun resmi bergabung sebagai gitaris Limp Bizkit. Bersama band barunya ia mulai bermain di beberapa pub bersama The Deftones. Dengan membawakan jenis musik hip metal mereka dengan cepat memperoleh penggemar sendiri. Kemudian Wes Borland cs mulai membuat demo rekaman yang akhirnya jatuh ke produser Ross Robinson. Pada tahun 1998, Limp Bizkit memulai release album perdananya yang berjudul Three Dollar Bill Y’All. Dengan menjagokan nomor lawas milik George Michael berjudul Faith yang didaur ulang dengan gaya mereka sendiri. Album ini secara mengejutkan berhasil menududuki posisi 22 Billboard charts. Limp Bizkit mulai melakukan serangkaian tur di Amerika dan nama mereka disebut-sebut sebagai Metallica baru.
          Tahun itu juga pada tanggal 10 April, Wes menikahi Heather McMilian dan memberinya inspirasi untuk segera membuat album baru dengan bandnya. Tahun 1999 Limp Bizkit merelease album ke-dua berjudul Significant Others yang kali ini jauh lebih sukses dari album pertama dengan berhasil menduduki posisi puncak Billboard Charts dengan melempar hits single Nookie. Buntut dari kesuksesan ini adalah mulai menjamurnya band-band baru yang membawakan jenis musik hip metal.
          Nama Wes Borland pun mulai mendapat sorotan publik karena memiliki gaya make up yang kreatif dengan sedikit mengadaptasi style Gambit, tokoh kartun dalam X-Men. Ia pun terpilih oleh anak-anak muda di Amerika sebagai gitaris terfavorit tahun itu. Sebenarnya tak ada yang terlalu istimewa pada permainan gitar Wes di album-album Limp Bizkit. Sebab permainannya sangat minimalis karena memang tuntutan zaman yang membuatnya begitu.
          17 Oktober 2000, Limp Bizkit merelease album ke-tiganya berjudul Chocolate Starfish and the Hotdog Flavored Water. Album ini melempar 3 hits single yang berjudul My Generation, Rollin’, dan Take a Look Around. Dengan cepat album ini kembali menjadi jawara di Billboard charts. Setahun kemudian Limp Bizkit merelease album yang berisi beberapa lagu lawas yang didaur ulang. Ini merupakan penampilan terakhir Wes bersama Limp Bizkit, karena kemudian Wes memutuskan hengkang. Ia merasa tak setuju dengan konsep musik Limp Bizkit yang seperti itu, sangat membosankan. Ia menginginkan perubahan jenis musik. Ia menginginkan band yang seperti Metallica atau Radiohead. Ia pun mulai membentuk band baru bernma Eat The Day. Namun ia belum memiliki vocalis. Ia pun menyebar undangan di internet untuk mengaudisi vocalis untuk bandnya. Berita tersebut sempat heboh di kalangan penikmat musik metal.
          Tahun 2001 Wes membentuk proyek bernama Big Dumb Face. Namun penjualan albumnya tak sesukses semasa ia masih di Limp Bizkit dulu. Menurutnya, Big DUmb Face hanyalah proyek selingan dan fokusnya tetap pada Eat The Day. Namun pada tahun 2005, Wes Borland kembali bergabung dengan Limp Bizkit dan merelese album The Best yang diselingi 3 buah lagu baru. Meski merelease album The Best, menurut Wes sendiri ini bukan tanda-tanda dari berakhirnya riwayat Limp Bizkit. Ini baru sekedar permulaan untuk awal yang baru.

Nah Album Baru limp bizkit 2011 bersama wes borland "GOLD COBRA" dengan hits nya "WHY TRY"..apa lagi wes borlandnya Make Up nya lebih Sangar..hoohoho mantap

Yang kedua

TOM MORELLO

Kalo Gw nyebutnya Gitaris Seribu Suara ... 
Thomas Baptist Morello, Lahir 30 mei 1964. Tom Morello adalah gitaris amerika peraih Grammy Award dan merupakan gitaris Rage Against the Machine dan Audioslave, dan menjadi acoustic artist di The Nightwatchman.
Rage against the machine di bentuk di Los Angeles 1991 oleh tom morello, Zack de la Rocha, Tim Commerford, dan Brad Wilk. Rage against the machine menggabungkan hip-hop, heavy metal, punk, dan funk dalam meramu gaya musik mereka yang khas. Setahun setelah dibentuk, grup ini sudah merilis album pertama mereka Rage against the machine yang cukup sukses meraih angka penjualan.
Album ini berhasil meraih platinum berkat single killing in the name. Dari sisi tema, lagu – lagu Rage against the machine banyak mengusung kritik sosial.
Ini ditunjang lagi dengan gaya rapping zack dan permainan gitar tom morello yang unik. Tom banyak mengeksplorasi bunyi gitar dengan menggunakan sound effect. Sayangnya, tahun 2000 , Zack de la Rocha memutuskan untuk keluar dari Rage against the machine karena perbedaan ideologi bermusiknya dengan ke tiga anggota yang lain.
Rage against the machine melepas 4 album, dimana album Renegades (2000) merupakan album terakhir mereka. Grup ini membubarkan diri dan berevolusi menjadi Audioslave dengan ketiga personel lama ditambah Chris Cornell eks vokalis Soundgarden. Tahun 2007, Rage against the machine terlibat serangkaian tur reuni mereka dengan Zack de la rocha. Tampaknya setelah Audioslave bubar, Rage against the machine bakal aktif lagi...mudah mudahan aja dah RATM aktif lagi...huhuy..

yang ketiga ... SLASH



Siapa yang ga tau gitaris satu ini ..Slash selalu jago banget bikin bulu kuduk merinding kalo denger sayatan melodi nya ... huuuuwwww..

Bernama lengkap Saul Hudson lahir 23 Juli 1965 sering dikenal dengan nama Slash sebagai nama panggungnya. slash adalah seorang gitaris berkebangsaan Amerika-Inggris. Slash adalah mantan lead guitarist Guns N' Roses dan sekarang sebagai lead guitarist Velvet Revolver. Slash dilahirkan di Hampstead (London), Inggris 23 Juli 1965 dan dibesarkan di Stoke-On-Trent, Staffordshire, Inggris. Ibunya adalah seorang kulit hitam Amerika dan ayahnya bule Inggris. Kedua orangtuanya bergerak di bidang seni.
Ibu Slash, Ola Hudsons, adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk David Bowie, dan bapaknya adalah seorang seniman yang menyumbang ansambel hidup bagi musisi terkenal termasuk Neil Young dan Joni Mitchell.
Sejak 11 tahun, Slash pindah ke LA bersama sang ibu dan selama setahun ia pun masih menjadi Imigran di Amrik. Tidak lama keluarganya tersebut berkumpul kembali di LA dimana Slash mengalami masa trasisi yang jauh beda di daerah Southern California itu. Makanya, rambut panjang, jeans dan t-shirt jadi andalannya meskipun pada saat itu belum sesuai dengan anak seumuran dia sebagi anak baru di sekolah. Sebaliknya dia menjadi anak yang sangat seniman saat di rumahnya. Ia juga bergaul dengan teman-teman orang tuannya yang kebanyakan seniman kelas atas itu. Sayangnya pada tahun 70-an orang tuanya bercarai dan ia pun tinggal bersama neneknya hingga ia dapat memahami apa yang terjadi di keluarganya. Saat itulah Slash mulai mendalami BMX gabung bersama klub-nya sampai pernah menang di salah satu pertandingannya.
Di usia 15-an sang nenek memberinya gitar yang konon hanya bersenar satu saja Dari situ dia mulai mendalami Led Zepplelin, Eric Clapton, Rollin Stones, Aeroshmith, Jimi Hendrix, Jeff Beck dan Neil Young. Baginya ia menganggap bahwa album Rocks-nya Aeroshmith sangat merubah hidupnya. Belum lagi kesempatan yang sangat berharga buatnya bisa bermain bersama Jeff Beck, Eric Clapton, Lenny Kravitz, Paul Rogers, Michael Jacson, Brian May, dan masih banyak lagi.
Sekolahpun menjadi berantakan sejak ia sering membolos sekolah dan main gitar seharian di luar. Sekolahnya memang kacau, tapi masih untung hubungan sosialnya membaik. Anak-anak lainnya mennganggap Slash cukup menarik dan menyenangkan. Kabarnya nama ‘Slash’ adalah sebutan dari teman-temannya gara-gara dia selalu cepat-cepat melakukan sesuatu dan pindah ke sesuatu lainnya. Karena dari itu dia dipanggil dengan sebutan ‘SLASH’. Slash juga mulai ber-jamming dengan banyak band muda sampai akhirnya keluar dari sekolah pada saat dia masih kelas II. Harapnya, pendidikan berikutnya menantinya di band LA. Di sana diapun bertemu dengan Steve Adler, dan membentuk Road Crew dan kemudian mereka berdua mencari penyanyi yang bagus. Kemudian mereka berdua berdua bertemu dengan Izzy Stradlin yang memutarkan rekaman suara W.Axl Rose yang juga teman band n teman bermain axl rose sudah merasa klop, ditambah Duff McKagan yang menjawab iklan yang dilayangkan ke koran oleh slash “dicari basst”-nya Slash. Lalu terbentuklah Guns N’ Roses. Merekapun berkibar tinggi.
Namun kekosongan GN’R yang terlalu lama tidak membuatnya bengong di rumah, tetapi yanpa lelah Slash berusaha membentuk band baru bersama Matt Sorum, Gilby Clarke, Mike Inex, Eric Dover membentuk SLASH’s Snakepit dan merekam album perdana It’s Five O’ Clock Somewhere. Band itupun melanjutkan hidup dengan melakukan tour-tour kecil dan bermain di night club. Album perdananya juga sempat dapat platinum.
Sayangnya, diskusinya dengan Axl tentang kelanjutan band tidak ada titik temunya juga, karena Slash ingin mempertahankan GN’R dengan rock band sedangkan Axl ingin mengarah musik tecno/industrial dengan GN’R. Waahh..jelas saja tidak akan nyambung. Dan akhirnya Oktober 1996 Slash mundur dari GN’R sedang Axl berkuasa penuh terhadap kepemilikan GN’R. Namun sempat Slash mengatakan bahwa dia akan bersedia ngeband bersama GN’R lagi asal tetap bermusik cadas. Lepas dari GN”R, Slash mendalami formasinya dalam SLASH’s Blues Ball yang lebih banyak main di club seluruh daerah California.
Kemudian Slash kembali hidupkan lagi SLASH’s Snakepit-nya dengan merilis Ain’t Life Grand. Berbeda dengan formasi awal, kandang ularnya kali ini dikonsep dan direncanakan dengan baik dari segi mutu, personel maupun rencana kedepannya. Album ketiganya kabarnya masih dalam proses rekaman.
dan membentuk velvet revolver yang dimana anggotanya mantan guns n roses. dan slash pun ingin bersolo gitar dan dengar2 album pertama untuk solo gitar udah keluar. 


Sumber: Internet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar